Apa Itu KBLI? Penting Dipahami Pemohon Sertifikasi DJID

M. Fakhri Adzhar

Terminologi

Ilustrasi berdiskusi dengan tim. Apa itu KBLI? ini penting dipahami.

Sejak penggunaan Online Single Submission atau OSS untuk mengajukan izin usaha di Indonesia, dunia usaha mulai berubah dan semakin maju.

Untuk pelaku usaha, penggunaan sistem digital satu pintu ini dianggap memudahkan. Namun karena saat itu masih baru, tentu banyak tantangan dalam adaptasi.

Salah satu yang menjadi tantangan adalah pengisian profil perusahaan. Terutama buat pelaku usaha baru, banyak istilah yang mungkin belum dikenali dalam prosesnya. Salah satunya KBLI.

Meski sistem klasifikasi KBLI ini sudah disusun sejak tahun 1997 dan digunakan untuk mengajukan usaha mulai saat itu, perubahan sistem membuat dinamika berubah.

Salah satu masalah yang ditemui adalah pemilihan kode KBLI yang tepat untuk aktivitas usaha. Hal ini juga dialami pelaku usaha bidang telekomunikasi.

Masalahnya, kendala ini bisa berefek ke banyak faktor, termasuk proses pengajuan permohonan sertifikasi DJID/sertifikasi POSTEL/Sertifikasi Komdigi (dulu dikenal dengan nama Sertifikasi SDPPI/Sertifikasi Kominfo).

Karena pemilihan KBLI yang tepat sangat penting dan berkaitan dengan proses sertifikasi tersebut, disini kami akan menjelaskan apa itu KBLI dan semua yang perlu anda pahami selaku pemohon sertifikasi.

Apa Itu KBLI?

KBLI adalah kepanjangan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Ini adalah sistem klasifikasi berbagai jenis usaha berdasarkan aktivitas usaha pelaku usaha tersebut.

KBLI disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Karena menjadi aspek penting dalam berbagai administrasi dan usaha di Indonesia, KBLI diintegrasikan ke Kementerian Investasi/BKPM untuk mengatur kegiatan berusaha di Indonesia.

BPS menyusun 22 klasifikasi usaha dengan kode A-V. sementara setiap klasifikasi memiliki golongan, sub golongan, hingga kelompok usaha. Masing-masing memiliki kode dengan jumlah digit sendiri.

Sementara buat pelaku usaha, diwajibkan memilih KBLI dengan kode 5 digit sesuai dengan peraturan BPS Nomor 2 Tahun 2020 (sebelumnya 3 digit). Saat ini, ada 1.790 kode KBLI 5 digit yang bisa dipilih.

Dengan pembaruan ini, pelaku usaha bisa lebih spesifik mendefinisikan aktivitas usahanya. Dengan begitu, pemilihan perizinan berusahanya jadi lebih mudah.

Wajib Jika Mau Berusaha di Indonesia

Secara umum, fungsi KBLI yang utama untuk memudahkan monitoring oleh Pemerintah Indonesia kepada pelaku usaha berdasarkan aktivitas bisnis yang mereka lakukan.

Selain itu, data dari pemilihan KBLI oleh pelaku usaha juga digunakan untuk analisis data ekonomi yang ujungnya digunakan meningkatkan taraf ekonomi nasional.

Karena itu, memilih KBLI wajib bagi para pelaku usaha kalau mau melakukan aktivitas usaha di Indonesia. Sementara dalam prosesnya, KBLI digunakan pelaku usaha setidaknya dalam dua hal:

1. Proses Pendaftaran Usaha

Mengajukan izin berusaha di Indonesia saat ini menjadi lebih mudah. Tidak perlu lagi datang ke berbagai kementerian terkait untuk mengajukan izin usaha. Cukup dilakukan dalam sistem Online Single Submission atau OSS.

Apa itu OSS? Kepanjangannya Online Single Submission. Ini adalah portal yang dibuat pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Investasi/BKPM untuk mengatur proses berusaha dan investasi di Indonesia.

Setiap pelaku usaha di Indonesia wajib memiliki Akun OSS ini. Karena semua yang berkaitan dengan izin usaha, dilakukan dalam sistem ini.

Dengan demikian, semua pelaku usaha yang berkaitan dengan produk alat/telekomunikasi juga wajib memiliki akun ini. Untuk menggunakan sistem ini, anda perlu membuat akun di laman oss.go.id.

Saat melakukan pendaftaran usaha di sistem OSS ini, anda perlu memilih KBLI sesuai dengan aktivitas usaha yang akan dilakukan. 

2. Perizinan Usaha

KBLI yang sudah anda pilih ketika mendaftarkan usaha di OSS, kemudian akan digunakan untuk mengajukan berbagai izin usaha sesuai dengan aktivitas usaha anda.

Buat anda pelaku usaha produk telekomunikasi, KBLI ini juga akan digunakan untuk proses sertifikasi DJD. Ini adalah salah satu izin usaha yang wajib anda miliki jika ingin memasarkan produk telekomunikasi di Indonesia.

Regulasi KBLI dalam Sektor Usaha Alat/Perangkat Telekomunikasi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia sendiri sudah membuat aturan yang memudahkan pelaku usaha di bidang komunikasi dan informasi dalam memilih KBLI.

Hal ini tertuang dalam Permen Komdigi Nomor 15 Tahun 2025. Di bagian lampiran, anda bisa melihat sektor usaha berikut KBLI yang bisa dipilih ketika mengajukan proses izin usaha. Untuk memudahkan, kami susun daftarnya berikut ini: 

NO.SEKTOR USAHASUB-SEKTOR USAHAKBLI YANG DIPILIH
1AKTIVITAS KURIR 53201
2AKTIVITAS AGEN KURIR 53202
3PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA 60102
4AKTIVITAS PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA 60202
5AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL 61100
6AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL 61200
7JASA TELEKOMUNIKASI LAYANAN PANGGILAN PREMIUM, KONTEN SMS PREMIUM, PANGGILAN TERKELOLA, DAN NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYAJASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL)61911
JASA KONTEN SMS PREMIUM61912
JASA PANGGILAN TERKELOLA (CALLING CARD)61914
JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA61919
8JASA INTERNET TELEPONI UNTUK KEPERLUAN PUBLIK 61913
9INTERNET SERVICE PROVIDER 61921
10JASA SISTEM KOMUNIKASI DATA 61922
11JASA TELEVISI PROTOKOL INTERNET (IPTV) 61923
12JASA INTERKONEKSI INTERNET (NAP) 61924
13JASA MULTIMEDIA LAINNYA 61929
14AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK KEPERLUAN SENDIRI 61992
15JASA JUAL KEMBALI JASA TELEKOMUNIKASI 61994
16AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI SATELIT 61300
17AKTIVITAS CALL CENTRE 82200
18AKTIVITAS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN 62014
19AKTIVITAS PEMROGRAMAN BERBASIS KECERDASAN ARTIFISIAL 62015
20AKTIVITAS PENYEDIAAN IDENTITAS DIGITAL 62022
21AKTIVITAS PENYEDIAAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK DAN LAYANAN YANG MENGGUNAKAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK 62023
22AKTIVITAS KONSULTASI DAN PERANCANGAN INTERNET OF THINGS (IOT) 62024
23PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200

Pemilihan KBLI dalam Proses Sertifikasi DJID

Jadi, inilah fungsi serta proses pemilihan KBLI dalam proses sertifikasi DJID yang wajib dipahami pelaku usaha atau pemohon sertifikasi tersebut.

1. Kode KBLI yang Digunakan

Pelaku usaha perdagangan produk telekomunikasi di Indonesia bisa memilih KBLI seperti yang tertera dalam Permen Komdigi Nomor 15 Tahun 2025 di atas.

Tapi tidak terbatas dalam hal itu karena di kategori, golongan hingga sub-kelompok, juga ada usaha yang berkaitan dengan produk telekomunikasi.

Misalnya, dalam KBLI 47420 ruang lingkupnya pedagang eceran produk telekomunikasi. Sementara KBLI 47911 ruang lingkupnya pedagang eceran produk telekomunikasi secara online.

Kemudian KBLI 46523 ruang lingkupnya perdagangan besar atau grosir produk telekomunikasi. Biasanya, KBLI ini juga yang perlu dipilih oleh Distributor produk telekomunikasi di Indonesia.

Disini, yang perlu diperhatikan adalah posisi anda sebagai pemohon sertifikasi. Pada dasarnya, setiap produsen produk telekomunikasi yang mau memasarkan produknya di Indonesia wajib mengajukan permohonan sertifikasi DJID.

Namun karena tidak semua produsen berasal dari Indonesia, pengajuan permohonan ini bisa diajukan oleh perwakilan lokal (Local Representative atau LR) sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap perdagangan produknya di Indonesia.

LR ini tergantung posisinya. Bisa sebagai distributor yang sekaligus importir, hanya sebagai importir, atau manufaktur yang merakit produk telekomunikasi milik merek luar negeri.

Kita ambil contoh anda sebagai distributor perangkat card reader dengan fitur NFC milik perusahaan yang berasal dari Tiongkok. Di Sistem OSS, NIB anda bisa digunakan untuk memilih KBLI 46523.

Contoh lainnya, anda merupakan pelaku usaha manufaktur (pabrik) dari merek produk card reader dengan fitur NFC dari Tiongkok. NIB anda bisa memilih KBLI 61200.

Lantas KBLI mana yang bisa digunakan untuk permohonan sertifikasi DJID? Untungnya, semua KBLI yang berkaitan dengan alat/perangkat telekomunikasi bisa dipilih. Jadi, semua KBLI yang kami contohkan di atas bisa digunakan.

Bahkan pada dasarnya, permohonan sertifikasi DJID ini bisa menggunakan semua (1.790) KBLI yang ada. Hal ini juga tertuang dalam regulasi Permen Komdigi Nomor 15 Tahun 2025.

Di bagian lampiran tentang “Standar Produk/Jasa Perizinan Berusaha Sektor Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran serta Sektor Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik” dipaparkan, permohonan sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi terbuka untuk semua KBLI.

Hal ini membuat proses pengurusan sertifikasi DJID jadi lebih mudah. Kesimpulannya, anda tidak perlu bingung memilih KBLI mana saat mengajukan permohonan sertifikasi DJID di sistem OSS. Gunakan KBLI yang sudah anda pilih saat mengajukan izin usaha (NIB) di akun/sistem OSS.

2. Proses dalam Permohonan Sertifikasi

Kapan pemilihan KBLI ini dilakukan dalam proses sertifikasi DJID? jawabannya terdapat dalam proses yang dilakukan di Sistem OSS. Kami akan menjelaskannya disini.

a. Pembuatan Akun OSS

Anda perlu mengakses laman oss.go.id kemudian memilih menu “daftar”. Disini, ada beberapa langkah yang harus dilewati. Ada data-data perusahaan yang juga perlu anda submit.

Di langkah ketiga, anda akan memasukkan profil perusahaan. Disini, anda perlu memilih KBLI sesuai dengan aktivitas usaha yang anda lakukan.

Lanjutkan terus proses pendaftaran akun tersebut dengan mengisi berbagai dokumen perusahaan yang dibutuhkan. Setelah itu, anda akan diberikan id dan password sementara untuk masuk akun OSS jika sudah berhasil membuat akun. ID dan password ini bisa anda ubah di dalam akun OSS.

b. Proses dalam Pengajuan Permohonan Sertifikasi DJID

Daftar KBLI yang anda pilih tadi sudah masuk dalam database akun OSS anda. Selanjutnya, untuk mengajukan izin/sertifikasi DJID, anda bisa memilih Menu PB UMKU pada toolbar halaman dashboard akun anda. Selanjutnya, pilih “Permohonan Baru”.

Di tahap ini, anda akan diminta memilih KBLI sesuai dengan yang sudah ditentukan saat mengajukan izin usaha (NIB) di akun OSS tadi.

Anda tinggal pilih salah satu KBLI (jika ada beberapa). Bisa menggunakan yang mana saja karena seperti yang kami jelaskan, proses sertifikasi alat dan/atau perangkat telekomunikasi alias sertifikasi DJID ini bisa menggunakan semua KBLI.

Setelah itu, lanjutkan proses tersebut hingga anda mendapatkan ID Izin untuk melanjutkan proses pengajuan permohonan sertifikasi di akun e-sertifikasi DJID yang anda punya.

Catatan Akhir

Itulah penjelasan tentang apa itu KBLI yang sangat penting untuk mengajukan permohonan sertifikasi DJID.

Dimulti Indonesia yang berpengalaman sejak tahun 2008 dalam pendampingan proses tersebut cukup sering mendapatkan pertanyaan KBLI mana yang perlu dipilih saat mengajukan permohonan.

Meski aturannya sudah jelas dan dipermudah, ketidakpahaman akan apa itu KBLI dan fungsinya dalam proses sertifikasi DJID bisa menghambat proses yang anda lakukan.

Jadi, jangan ragu berkonsultasi dengan kami tentang semua hal yang berkaitan dalam proses sertifikasi DJID, termasuk soal KBLI, sebelum melakukannya supaya lebih efisien. Ingat, efisiensi waktu sangat penting dalam bisnis. 

Popular Post

Ilustrasi hasil audit pengecualian. Ini penjelasan tentang surat pengecualian SNI produk elektronik yang perlu diketahui.

Panduan Lengkap Pengurusan Surat Pengecualian SNI Produk Elektronik

M. Fakhri Adzhar

Produk elektronik terkadang tidak memerlukan sertifikasi SNI. Namun, harus disertai surat pengecualian SNI produk elektronik agar bisa diperjualbelikan.

Ilustrasi komunikasi yang dilakukan oleh banyak orang. Ini daftar produk wajib sertifikasi DJID.

[Update] Daftar Produk Wajib Sertifikasi DJID POSTEL

M. Fakhri Adzhar

Komdigi mengeluarkan peraturan tentang daftar produk wajib sertifikasi DJID. Ini daftar lengkapnya.

Handy talkie jadi salah satu alat yang wajib sertifikasi produk radio frekuensi.

Sertifikasi Produk Radio Frekuensi (Wireless, Bluetooth, RFID, Dll)

M. Fakhri Adzhar

Dunia jadi semakin cepat. Semua data dan informasi bisa berpindah hanya dengan sekali tempel. Bahkan, tanpa bersentuhan sama sekali. Semua ...

Ilustrasi perhitungan biaya dengan kalkulator dan pencatatan. Ini tarif pengujian untuk sertifikasi DJID.

Daftar Tarif Pengujian untuk Sertifikasi DJID

M. Fakhri Adzhar

Mengetahui tarif untuk sertifikasi DJID bisa memudahkan anda menyusun anggaran. Ini selengkapnya.

Ilustrasi sertifikat yang dikeluarkan untuk alat telekomunikasi. Ini semua tentang penerbitan sertifikat DJID.

Penerbitan Sertifikat DJID: Contoh, Prosedur, Biaya Hingga Masa Berlaku

M. Fakhri Adzhar

Penerbitan sertifikat DJID melalui proses panjang. Ada juga syarat yang harus dipenuhi. Jangan sampai terlewat!

Ilustrasi impor. Ini semua tentang sianti yang perlu diketahui.

SIANTI: Sistem Pemantauan Impor Produk Telekomunikasi yang Wajib Dipahami Pemilik Sertifikat DJID

M. Fakhri Adzhar

DJID menggunakan aplikasi yang diberi nama SIANTI untuk melakukan pemantauan produk bersertifikat saat diimpor.

Leave a Comment