Sertifikasi DJID Perangkat Jaringan Ethernet: Persyaratan yang Perlu Dipenuhi

M. Fakhri Adzhar

Sertifikasi Produk

Ilustrasi jaringan ethernet. Ini semua yang perlu diketahui tentang sertifikasi DJID perangkat jaringan ethernet.

Anda punya ruang kerja yang terhubung ke internet? Modem apa yang anda gunakan? wireless atau pakai kabel?

Untuk  kebutuhan pribadi, modem kabel biasanya yang lebih banyak dipilih karena lebih cepat dan stabil. Dan seperti yang bisa anda tebak dari judul artikel ini, penggunaan kabel ini membentuk jaringan Ethernet.

Sebelum data-data sampai ke perangkat yang anda gunakan, mereka akan melewati berbagai perangkat jaringan Ethernet seperti switch, hub, router, dan Firewall/IDS/IPS.

Perangkat-perangkat ini bisa digunakan salah satunya, beberapa di antaranya atau bahkan semuanya. Tergantung kebutuhan anda.

Karena jaringan Ethernet masih cocok dan terbukti banyak digunakan saat ini, pelaku usaha yang membuat atau mendistribusikan perangkat-perangkat jaringan Ethernet bakal terus untung.

Jika anda tertarik menjadi distributor atau importir, atau bahkan menjadi pelaku usaha yang membuat perangkat jaringan Ethernet sendiri, satu hal yang perlu diperhatikan adalah wajib melakukan sertifikasi DJID perangkat jaringan Ethernet.

Karena Dimulti Indonesia berpengalaman dalam mendampingi proses ini sejak tahun 2008, kami akan berikan penjelasan semua yang anda butuhkan terkait sertifikasi DJID perangkat jaringan Ethernet.

Apa Itu Jaringan Ethernet?

Simplenya, jaringan Ethernet adalah jaringan atau konektivitas antar perangkat yang dihubungkan dengan kabel. Beda dengan wireless yang tidak butuh kabel.

Sedikit membahas sejarahnya, jaringan Ethernet dikembangkan oleh perusahaan  Xerox PARC pada tahun 1973. Robert Metcalfe adalah orang yang berperan di belakang pengembangannya.

Seiring perkembangan zaman, IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) menstandarisasi jaringan ethernet lewat standar sebagai IEEE 802.3.

Fungsi jaringan Ethernet sebenarnya sama seperti penghubung lainnya, yakni mengkoneksikan anta perangkat atau perangkat dengan jaringan lainnya yang lebih luas (misalnya internet).

Misalnya, sebuah kantor ingin mengkoneksikan seluruh komputer karyawannya. Maka dibuat server dan semua komputer akan terhubung ke sana melalui sambungan kabel ethernet. Dengan begitu, semua komputer bisa saling berbagi data.

Contoh lainnya , kalau anda menggunakan router dengan kabel yang tercolok ke komputer, itu salah satu bentuk jaringan Ethernet (kabel yang tercolok disebut kabel Ethernet atau kabel LAN).

Cara Kerja Ethernet

Sederhananya, ethernet bekerja dengan mengirimkan (mentransmiskan) data/informasi melalui gelombang elektromagnetik yang mengalir dalam kabel.

Secara spesifik, setiap data yang ditransfer lewat kabel Ethernet tersebut dipecah menjadi beberapa frame. Tiap frame berisi alamat pengirim, penerima dan tentu saja data yang dikirimkan.

Jika anda menggunakan switch atau hub, data tersebut akan masuk terlebih dahulu ke sana untuk dipastikan penerimanya sudah benar.

Jenis Jaringan Ethernet

Jenis jaringan ethernet umumnya dibedakan oleh kecepatan pengiriman atau transmisi datanya. Namun karena teknologi pengiriman data terus berkembangnya, agaknya jenis jaringan Ethernet ini tidak akan permanen.

Namun, mari kesampingkan hal tersebut. Dan berikut ini beberapa jenis jaringan Ethernet yang paling sering dijumpai:

1. Switch Ethernet

Anda memerlukan perangkat tambahan seperti switch atau hub untuk membentuk sebuah jaringan yang terkoneksi dengan kabel Ethernet.

Untuk jenis jaringan Ethernet yang satu ini, tidak dibedakan dari kecepatan pengiriman data, melainkan bentuk atau susunan jaringannya.

2. Fast Ethernet

Kita masuk ke jenis jaringan Ethernet berdasarkan kecepatan datanya. Pertama adalah fast Ethernet. Ya, seperti namanya, kecepatan transmisi data menggunakan jenis jaringan ini cukup cepat.

Jenis ini menggunakan kabel berjenis Twisted Pair CAT5 dalam jaringan 100BASE atau 10/100BASE. Kecepatan pengiriman datanya bisa mencapai 100 Mbps.

3. Gigabit Ethernet

Seperti namanya, jenis jaringan Ethernet yang satu ini mampu mentransmisikan data hingga kecepatan 1000 Mbps atau 1Gbps. Dengan kata lain, ini adalah versi lebih cepat dari fast Ethernet.

4. 10-Gigabit Ethernet

Seperti yang kami bilang. Jenis jaringan Ethernet tampaknya akan selalu bertambah mengingat perkembangan teknologi, khususnya soal kecepatan pengiriman data.

Yang terbaru, jaringan 10-Gigabit Ethernet mampu 10 kali lebih cepat dalam megirim data keitmbang Gigabit Ethernet. Artinya, 100 kali lebih cepat dari fast Ethernet.

Untuk membentuk jaringan ini, biasanya kabel yang digunakan adalah twisted pair CAT6a, CAT7, atau kabel serat optik. 

Kelebihan dan Kekurangan

Meski sudah masuk ke jaman wireless (tanpa kabel), penggunaan kabel Ethernet untuk pengiriman data maupun mengakses jaringan internet masih digunakan hingga saat ini.

Hal ini karena Ethernet memberikan keuntungan yang dulu disaingi jaringan nirkabel. Meski begitu, tentu saja jenis jaringan seperti ini punya kelemahan. Di poin ini, kita akan bahas kelebihan dan kekurangan jaringan Ethernet tersebut.

1. Kelebihan

Salah satu alasan mengapa banyak orang masih menggunakan kabel ethernet untuk mengirim data atau mengakses jaringan internet adalah koneksinya yang stabil dan cepat serta latensinya (jeda waktu) rendah.

Dengan media kabel, data lebih terkontrol transmisinya. Berbeda dengan wireless yang mentransfer data di ruang bebas. Dan seperti kita ketahui, jaringan wireless kerap jadi sasaran peretasan.

Karena menggunakan kabel, anda jadi tidak khawatir menggunakan jaringan di dua ruangan berbeda. Selama kabel tidak rusak, koneksi bisa dipastikan aman.

Jangan khawatir tentang kemampuan transmisi datanya. Jenis Gigabit Ethernet seperti yang sudah dijelaskan di atas bahkan mampu menyaingi kecepat transmisi data wireless.

2. Kekurangan

Ribet. Ya, satu kata ini yang jadi pertimangan banyak orang tidak menggunakannya. Memasang dan mengatur kondisi kabel serta menghubungkannya ke perangkat lain. Pekerjaan yang harus dilakukan dengan teliti.

Belum lagi perawatannya. Bandingkan dengan wifi yang hanya menggunakan sebuah router agar perangkat bisa terkoneksi dengan internet.

Sementara modem dengan kabel Ethernet, setiap perangkat harus terhubung dengan kabel. Artinya, tiap kabel harus dirawat biar koneksinya tetap bagus (kalau rumah banyak tikus, habislah sudah).

Sertifikasi DJID Perangkat Jaringan Ethernet

Kita masuk ke pembahasan utama artikel ini. Jaringan ethernet karena menggunakan sistem elektromagnetik dalam mengirimkan data, maka termasuk ke dalam perangkat telekomunikasi.

Di Indonesia, kalau mau memperjualbelikan produk telekomunikasi, wajib melakukan sertifikasi produk telekomunikasi, dikenal juga dengan sertifikasi DJID atau Sertifikasi Postel.

Seperti dijelaskan di awal, sertifikasi DJID perangkat jaringan ethernet pun wajib dijalani. Dan berikut ini, beberapa hal terkait proses tersebut yang perlu dipahami.

1. Acuan Standar Teknis

Setiap teknologi telekomunikasi memiliki sebuah standar teknis yang dijadikan acuan untuk pengujian produk yang mau disertifikasi DJID.

Hasil dari pengujian produk akan dilaporkan dalam Laporan Hasil Uji atau LHU. LHU inilah yang dilampirkan sebagai syarat dokumen sertifikasi DJID (serta banyak dokumen lainnya).

Untuk perangkat jaringan Ethernet, standar teknisnya mengacu pada Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kepmen Kominfo) Nomor 60 Tahun 2022 Tentang Standar Teknis Perangkat Telekomunikasi Jaringan Ethernet.

Dijelaskan dalam lampiran regulasi tersebut, Perangkat jaringan Ethernet adalah perangkat yang memiliki 2 atau lebih antarmuka berjenis Ethernet sesuai dengan standar IEEE 802.3 dan berfungsi menghubungkan 2 atau lebih perangkat dalam jaringan.

Contoh perangkatnya sudah kami sebutkan sebelumnya. Intinya, perangkat tersebut wajib diajukan permohonan sertifikasi DJID.

Bagaimana dengan kabelnya? kabel tetap disertakan dalam proses pengujian karena akan jadi salah satu objek yang diuji.

2. Jenis Pengujian

Ada 3 jenis pengujian pada perangkat jaringan Ethernet. Sebenarnya 4. Namun uji kekebalan (Immunity) belum masuk persyaratan karena belum memenuhi jumlah minimal balai uji yang mampu melakukannya.

Karena jaringan ethernet tidak menggunakan gelombang radio, tidak diuji radio frekuensi atau RF. Contoh pengujian produk RF bisa anda baca di artikel kami tentang sertifikasi DJID wireless charging. Ini adalah salah satu contoh produk dengan teknologi berbasis RF.

a. Uji EMC

Secara umum, parameter pengujian EMC untuk switch ethernet sama dengan perangkat telekomunikasi lainnya.

Namun, karena switch ethernet sebagian besar memiliki port ethernet, maka perlu dilakukan pengujian EMC pada port telekomunikasi tersebut.

Jenis port ethernet yang banyak digunakan pada switch ethernet adalah port RJ45.Port RJ45 adalah port data yang digunakan untuk koneksi ethernet atau serial dengan jack 8 posisi, 8 kontak (8P8C).

Port ini digunakan untuk menghubungkan kabel jaringan ke perangkat seperti komputer, router, atau switch.

Hasil pengujian EMC harus memenuhi parameter pengujian CISPR 32 berikut: 

Parameter PengujianSpesifikasi
Emisi radiasi rendah30 MHz – 1 GHz
Emisi radiasi tinggi1 GHz – 6 GHz
Emisi konduksi pada daya terminal utama150 kHz – 30 MHz

b. Uji Electrical Safety

Pengujian electrical safety atau keamanan listrik pada perangkat jaringan Ethernet dilakukan berdasarkan standar internasional IEC 60950.

Terdapat dua parameter pengujian untuk pengujian keamanan listrik: arus sentuh dan kekuatan listrik. Hasil pengujian keselamatan listrik harus memenuhi parameter pengujian IEC 60950 berikut:

Parameter PengujianSpesifikasi
Arus sentuh< 3,5 mA
Kekuatan listrikTidak terjadi pemadaman listrik pada tegangan 1500 V.

c. Uji Laser Safety

Uji laser safety atau keamanan laser diperlukan untuk switch ethernet yang memiliki port SFP. Port ini adalah slot pada perangkat jaringan ethernet tempat modul SFP dipasang.

Modul SFP, atau dikenal juga dengan Transceiver SFP, adalah komponen logam yang dapat mengubah sinyal listrik gigabit menjadi sinyal optik. Komponen ini digunakan untuk menghubungkan kabel jaringan optik untuk transmisi data.

Dalam standar teknis dijelaskan, laser yang digunakan dalam perangkat jaringan Ethernet tersebut harus memenuhi persyaratan Class 1 atau Class 1M sesuai dengan IEC 60825.

Saat ini, DJID hanya menerima LHU Laser Safety yang dikeluarkan balai uji dalam negeri. Sejauh ini, ada tiga laboratorium di Indonesia yang memiliki ruang lingkup pengujian laser safety: Telkom Bandung, Sucofindo, dan Lab BBPPT.

3. Dokumen Persyaratan Lainnya

Proses sertifikasi DJID perangkat jaringan ethenret atau produk telekomunikasi lainnya pada intinya adalah melampirkan dokumen yang dibutuhkan untuk validasi. Dokumen ini menandakan produk tersebut aman digunakan dan tidak mengganggu produk lain.

LHU adalah bukti kondisi produk anda sesuai tujuan tersebut. Namun selain LHU, ada beberapa dokumen lain yang dibutuhkan untuk sertifikasi DJID perangkat jaringan Ethernet. Berikut rinciannya:

  • Spesifikasi produk yang mencantumkan nama model
  • Foto produk
  • Form Aplikasi PM5
  • Deklarasi Kesesuaian yang Ditandatangani LR
  • Sertifikat pemegang brand (jika diajukan oleh perusahaan dalam negeri)
  • MoU/Distributor Agreement antara Brand Holder dan Local Representative (perwakilan dalam negeri) atau LR (jika diajukan oleh perusahan luar negeri)
  • Informasi LR (Nama dan alamat perusahaan, nama dan nomor contact person, alamat email perusahaan) (jika diajukan oleh perusahan luar negeri)

Popular Post

Ilustrasi hasil audit pengecualian. Ini penjelasan tentang surat pengecualian SNI produk elektronik yang perlu diketahui.

Panduan Lengkap Pengurusan Surat Pengecualian SNI Produk Elektronik

M. Fakhri Adzhar

Produk elektronik terkadang tidak memerlukan sertifikasi SNI. Namun, harus disertai surat pengecualian SNI produk elektronik agar bisa diperjualbelikan.

Ilustrasi komunikasi yang dilakukan oleh banyak orang. Ini daftar produk wajib sertifikasi DJID.

[Update] Daftar Produk Wajib Sertifikasi DJID POSTEL

M. Fakhri Adzhar

Komdigi mengeluarkan peraturan tentang daftar produk wajib sertifikasi DJID. Ini daftar lengkapnya.

Handy talkie jadi salah satu alat yang wajib sertifikasi produk radio frekuensi.

Sertifikasi Produk Radio Frekuensi (Wireless, Bluetooth, RFID, Dll)

M. Fakhri Adzhar

Dunia jadi semakin cepat. Semua data dan informasi bisa berpindah hanya dengan sekali tempel. Bahkan, tanpa bersentuhan sama sekali. Semua ...

Ilustrasi perhitungan biaya dengan kalkulator dan pencatatan. Ini tarif pengujian untuk sertifikasi DJID.

Daftar Tarif Pengujian untuk Sertifikasi DJID

M. Fakhri Adzhar

Mengetahui tarif untuk sertifikasi DJID bisa memudahkan anda menyusun anggaran. Ini selengkapnya.

Ilustrasi sertifikat yang dikeluarkan untuk alat telekomunikasi. Ini semua tentang penerbitan sertifikat DJID.

Penerbitan Sertifikat DJID: Contoh, Prosedur, Biaya Hingga Masa Berlaku

M. Fakhri Adzhar

Penerbitan sertifikat DJID melalui proses panjang. Ada juga syarat yang harus dipenuhi. Jangan sampai terlewat!

Ilustrasi impor. Ini semua tentang sianti yang perlu diketahui.

SIANTI: Sistem Pemantauan Impor Produk Telekomunikasi yang Wajib Dipahami Pemilik Sertifikat DJID

M. Fakhri Adzhar

DJID menggunakan aplikasi yang diberi nama SIANTI untuk melakukan pemantauan produk bersertifikat saat diimpor.

Leave a Comment