Dua ikon Kota Depok yang jadi daya tarik adalah Jalan Raya Margonda dan salah satu kampus terbesar sekaligus bergengsi di Indonesia, Universitas Indonesia atau UI.
Keduanya menjadi daya tarik banyak kalangan, termasuk para penikmat seni musik. Bahkan, sudah banyak musisi jebolan Kota Depok yang meniti karir hingga panggung Nasional.
UI dan Margonda bukan cuma ikon, tapi juga titik temu kalangan komunitas musik. Karena itu, keberadaan studio rekaman terdekat UI Margonda Depok bisa sangat membantu meningkatkan kapasitas musik para musisi.
Also Read
Namun bicara studio rekaman, tentu saja perlu memperhatikan banyak aspek. Yang paling penting, bagaimana studio bisa membawa seorang musisi menghasilkan karya secara jujur serta mencapai tujuan yang diharapkan.
Dimulti Music sebagai salah satu studio rekaman terdekat UI Margonda Depok memilih core bisnis tersebut. Kami percaya bahwa sebuah lagu atau musik yang berkualitas hadir dengan proses yang tertata.
Margonda dan UI Titik Strategis di Depok
Jalan Raya Margonda jadi jalan terbesar di Kota Depok, pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis. Berbicara bisnis, karena jadi pusat aktivitas kota menjadikannya strategis sebagai lokasi usaha.
Tidak jauh dari Jalan Raya tersebut dan masih sejalur, Universitas Negeri paling bergengsi di Indonesia berdiri: Universitas Indonesia. Berbicara kampus, pasti berbicara mahasiswa.
Artinya, akan semakin banyak aktivitas yang bergerak di Jalan Raya Margonda. Untuk bisnis, artinya semakin besar market yang tersedia. Untuk komunitas, jadi ladang yang bagus untuk berkembang.
Dimulti Music hadir di lokasi tersebut. Namun, kami tidak pernah menanamkan pakem bahwa bisnis ini akan besar karena berada di lokasi strategis serta banyak orangnya.
Dalam produksi musik berbeda. Lokasi strategis terkadang bukan jadi acuan, meski mempermudah orang untuk mendatangi tempat.
Padahal, sebuah lagu bukan hidup dari studio, melainkan dari proses yang dijalaninya. Lokasi kami mudah diakses, ditambah kami siap melayani jasa pembuatan lagu dan produksi musik sesuai dengan koridor yang seharusnya.
Mengapa Harus Menggunakan Studio Rekaman?
Banyak musisi pemula yang melihat musisi terkenal sebagai role modelnya. Tidak ada yang salah, memang. Namun, mari melihat dengan kacamata yang lebih besar.
Musisi yang besar juga berawal dari kecil. Ketika mulai menapaki karir, mereka melakukan pekerjaan yang tidak pernah dilihat penggemarnya saat ini: bangun pagi buta, mencari ide, menulis catatan, datang ke studio, lalu rekaman hingga larut malam.
Kami tidak menuntut anda melakukan pekerjaan yang sama. Namun, lihat polanya: terstruktur, rapi, dan konsisten.
Bahkan di dunia musik, ada sebuah paradox yang menarik. Para penggemar melihat seorang musisi ternama hidup mewah dengan studio pribadi di dalam rumahnya. Nyatanya, mereka masih sering datang ke studio rekaman jika benar-benar ingin menuangkan ide.
Studio pribadinya bukan tidak proper. Namun, kita harus belajar dari para musisi ternama ini mengapa harus menggunakan studio rekaman:
1. Objektivitas
Ini yang paling penting. Banyak musisi ternama datang ke studio berulang kali untuk mendapatkan objektivitas. Kuncinya: mau mendengarkan pendapat orang lain.
Tidak ada karya musik yang sempurna. Tidak ada satu lagu yang disukai semua orang di dunia. Semua ada segmennya. Dan ini, jadi pelecut para musisi ternama untuk datang ke studio.
Di studi, semua ide yang ada di kepalanya berhadapan dengan instrumen dan teknisi. Satu kata keluar, semua terasa mentah. Terkadang, jauh dari apa yang ia bayangkan.
Disinilah objektivitas dari instrumen dan teknisi bermain. Mereka memberikan input apa yang harus diperbaiki.
Di Dimulti Music, hal serupa kami terapkan. Kami tidak bermaksud mengintervensi musisi. Tapi, kami mendengarkan tujuan pembuatan lagu dan produksi musik. Kami memastikan apa yang dilakukan musisi di studio rekaman kami masih dalam koridor konsep tersebut.
2. Menghilangkan Beban Sejarah
Banyak musisi yang baru saja besar namanya, tidak mau lagi datang ke studio. Hasilnya, butuh bertahun-tahun ia baru bisa mengeluarkan karya lagi. Itupun hasilnya jauh di belakang karya pertamanya.
Datang ke studio membuat banyak musisi ternama bisa mendengarkan karyanya tanpa beban sejarah. Ia datang dengan karya baru, bukan proyek lama yang berkelanjutan.
Pola pikir ini mungkin bisa dipikirkan, namun hanya bisa dirasakan ketika datang ke studio.
Dimulti Music menangani berbagai proyek dari musisi nasional. Bahkan dari muissi internasional yang karyanya sukse memenangkan Grammy Award.
Sampai saat ini, mereka masih aktif datang ke studio.
3. Semua Teknis yang Dibutuhkan
Terakhir barulah kita berbicara teknis. Bagaimanapun, instrument canggih, teknisi profesional dan berpengalaman serta workflow yang tertata di dalam studio rekaman adalah hal yang tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan sebuah lagu.
Kesalahan dalam Memilih Studio Rekaman
Studio rekaman menjamur dimana-mana, termasuk studio rekaman terdekat UI Margonda Depok. Di satu sisi, ini menguntungkan untuk komunitas musik. Namun, bisa jadi bumerang jika salah memilih.
Kita tidak sedang berbicara kondisi studio yang berantakan dan membuat muisis jadi kehilangan jati dirinya. Tapi, terkadang kesalahan saat memilih studio rekaman yang membuat karya jadi tidak bekerja semestinya:
1. Fokus pada Harga per Jam
Entah siapa yang pertama kali memulai patokan harga menggunakan studio itu per jam. Tidak ada salahnya. Namun kenyataannya, harga per jam ini hanya digunakan jika ingin menggunakan studio untuk senang-senang.
Untuk pembuatan lagu dan produksi musik profesional beda cerita. Prosesnya bukan cuma memainkan berbagai alat musik. Namun juga menuangkan ide, menerjemahkannya, lalu mengkurasinya menjadi sebuah karya. Karena itu, waktu tidak bisa jadi patokan.
Meski begitu, saat ini masih banyak studio musik yang memasang harga per jam untuk proses produksi end-to-end. Dengan begitu, harga yang dipasang sebagai bahan promosi bakal terlihat lebih murah. Tidak masalah, itu hak.
Namun, malah banyak musisi yang merasa sia-sia karena dikejar waktu harga per jam. Kalau mau lebih “lama” (yang katanya bakal lebih baik) harus menambah jam. Artinya, malah semakin mahal. Ini jadi beban mental.
Pada akhirnya, biaya tambahan terus dikeluarkan namun malah merasa lelah seharian di studio rekaman. Kantong bolong, karya berantakan.
2. Mengira Studio Bisa Menangani Semuanya
Banyak musisi pemula yang datang ke tudi dengan harapan bisa jadi terkenal bahkan mendunia. Kembali soal kebiasaan musisi papan atas tadi, memang mereka mulai dari studio, tapi mereka juga tau studio mana yang cocok untuk karya mereka.
Studio rekaman saat ini bahkan banyak yang tidak hanya menangani pembuatan karya musik, tapi juga podcast, rekaman audio lain dan sebagainya.
Sebagai “tumbal” perluasan target market tersebut, banyak yang melakukan downgrade pada instrumen yang digunakan. Tentu ini tidak kompatibel untuk produksi musik dan pembuatan lagu profesional.
Intinya: lihat studio dengan pendekatan dan spesialisasi mereka. Yang paling penting, jangan lakukan kesalahan di poin berikut ini:
3. Mencari Ide di Studio
Bayangkan, sudah bayar mahal-mahal, di dalam studio anda hanya bengong tanpa jelas mau berbuat apa. Alasannya: mencari ide.
Oke, kalau ini tidak masalah. Ide bisa datang dari mana saja. Tapi, lain halnya jika anda sudah bulat memutuskan membuat lagu atau memproduksi musik.
Dalam kasus lain, ide sudah ada, tapi tidak tau harus diapakan. Lagu mau dirilis dimana, siapa target pasarnya, atau apakah ini lagu demo atau final.
Sekali lagi, studio rekaman adalah pendamping proses pembuatan lagu dan produksi musik. Ia bukan tukang sulap yang bisa mengubah orang biasa jadi bintang panggung dunia.
Melakukan pekerjaan yang benar di studio adalah salah satu langkah untuk mencapai kesuksesan. Studio bisa memberikan masukan, namun keputusan tetap di tangan anda.
Memilih Studio Rekaman yang Tepat
Jika ada kesalahan, berarti ada proses yang “benar”. Di poin ini, kami tidak berusaha menggurui anda untuk bagaimana memilih studio rekaman yang tepat. Namun, ini berdasarkan pengalaman kami dari apa yang sudah kami kerjakan.
1. Pilih Lokasi yang Mendukung Proses, Bukan cuma Dekat
Studio rekaman terdekat UI Margonda Depok memang menguntungkan khususnya untuk para musisi yang berada di sekitar lokasi tersebut.
Namun, Dimulti Music bahkan pernah menangani klien yang datang jauh dari Negara Rusia. Ia datang membawa ide, berdiskusi, mencoba rekaman, dan puas.
Artinya, Dimulti Music yang ada di UI Margonda Depok ini bisa diakses oleh semua musisi. Mereka datang bukan karena dekat, tapi karena muisis bisa melakukan sesi panjang tanpa terganggu.
Pada akhirnya, mereka tidak merasa lelah walaupun rekaman belum dimulai. Dan yang terpenting, bisa nyaman dan bekerja secara fokus.
2. Berdiskusi Konsep, Bukan Mau Pakai Alat Apa
Banyak studio rekaman yang melayani jasa pembuatan lagu dan produksi musik yang langsung menanyakan “mau pakai alat apa?” atau “mau genre seperti apa?” saat pertama kali menangani seorang klien.
Kami mengerti, semua itu tujuannya untuk meminimalisir waktu yang terbuang. Namun sekali lagi, musik bukan cuma nada dan suara, tapi proses.
Cari studio yang ketika datang pertama kali yang ditanyakan adalah “visi apa yang tertuang dalam pembuatan lagu atau produksi musik ini?”
Ya, semua karya dibuat dengan tujuan. Dan tujuan yang jelas mempermudah melangkah. Semakin mudah melangkah, semakin cepat menggapai kesuksesan.
Dimulti Music selalu memulai dari hal sederhana seperti “Ini lagu mau rilis kemana?”, “Ingin terdengar seperti apa?”, “Apa yang paling penting dari lagu ini?”
Pertanyaan-pertanyaan ini membantu para musisi untuk tetap dalam trek ketika di dalam studio rekaman. Buka hanya soal kualitas karya, tapi juga efektivitas pekerjaan.
3. Alur Produksi yang Jelas
Sekali lagi, jangan mau menggunakan studio yang bertanya genre apa atau alat musik apa yang mau digunakan ketika anda pertama kali datang untuk membuat lagu atau produksi musik.
Studio rekaman yang bagus adalah yang memahami alur produksi musik. Berikut diantaranya:
- diskusi konsep
- pre-production
- recording
- editing
- producing
- mixing
- mastering
- persiapan rilis
Tak hanya itu, studio rekaman yang baik adalah yang tidak judgemental untuk para musisi pemula. Mereka harus sabar menjelaskan apa yang terjadi sebelum dan sesudah keluar studio ini serta bagaimana tahapan hingga lagu siap rilis.
4. Fleksibel Berdasarkan Kebutuhan
Studio musik yang baik tidak memaksakan paket harga kanya karena mereka sudah capek-capek merancangnya.
Setiap muisis berbeda, karena itu menghasilkan karya yang berbeda. Dan setiap karya seni musik, juga butuh penanganan dan memiliki permasalahan yang unik.
Ini bukan berarti studio rekaman ibarat dewa, namun lebih ke kenyamanan para musisi sebagai klien. Pengetahuan yang cukup bisa berperan dalam hal ini.
5. Tidak Melepas Musisi di Tengah Jalan
Terkadang banyak musisi yang tidak memahami bagaimana mendistribusikan karyanya meski sudah dipersiapkan dengan baik oleh studio rekaman.
Disini sebenarnya juga jadi tugas studio rekaman. Dimulti Music tidak hanya bekerja sesuai kontrak kerja. Kami lebih memilih mengedepankan kepuasan klien alias musisi.
Studio rekaman yang bagus seharusnya memahami alur distribusi sehingga musisi tak perlu cari makelar rilis lagu. Dengan sendirinya, juga memahami bagaimana file lagu yang siap rilis beserta konsistensi di setiap platform distribusi yang digunakan.
Banyak musisi yang dilepas studio di tengah jalan memiliki karya yang hanya berakhir dalam hard disk. Praktis, karya tersebut tidak pernah lahir.
Jasa Studio Rekaman Terdekat UI Margonda Depok Dimulti Music
Dimulti Music siap melayani semua kebutuhan anda dalam pembuatan lagu dan produksi musik. Layanan kami mencakup:
- Produksi musik
- Membuat lagu
- Menulis lagu
- Aransemen lagu
- Komposisi lagu
- Mixing dan Mastering Lagu
- Membuat Mars, Jingle, dan Soundtrack Film
- Membuat Sonic Branding
- Membuat Lagu untuk Iklan dan Event Besar
Jasa Rekaman di Lokasi (Portable Recording)
Tidak punya waktu untuk datang ke studio Dimulti Music? Masih belum sepenuhnya selesai menuangkan ide? Atau, masih belum nyaman berkarya di studio rekaman? Kami yang akan menghampiri anda.
Tim Dimulti Music membawa dan menyiapkan peralatan rekaman berstandar studio langsung ke rumah atau ruang pilihan anda.
Jasa rekaman di lokasi atau protable recording dari Dimulti Music memungkinkan anda mendapatkan kenyamanan maksimal dalam berkarya namun tetap menghasilkan kualitas audio profesional.
Peralatan, Lokasi dan Harga
Di Studio Rekaman Dimulti Music, anda bisa menemukan alat dan teknisi profesional dan sudah teruji oleh ratusan projects. Dari Pop, Rock, Metal, Hip-hop, R&B, Jazz, Dangdut, dan banyak genre lainnya.
Peralatan yang digunakan di studio kami antara lain:
- SSL 360, memungkinkan teknisi bekerja dengan workflow yang teratur dan efisien
- Yamaha HS8, studio monitor yang digunakan untuk memastikan musik standar industri
- Yamaha HS3, studio monitor untuk cek kualitas audio di driver yang menyerupai speaker konsumen
- Mac Studio M4 Ultra, prosesor untuk memuat semua project besar, kuat hingga ratusan multitracks
- WA87, microphone dengan kualitas standar industri
- Fender Telecoustic, gitar hybrid yang bisa menyesuaikan kebutuhan akustik hingga elektrik
- SSL12, UF1, UC1, UF8, workflow kelas dunia emulasi dari Queen hingga Adele
Dimulti Music Studio berada di Jl. H. M. Tohir, Jl. Margonda No. 15, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. Seberang Universitas Gunadarma dan UI. Lokasi yang sangat strategis dan nyaman untuk anda yang mencari studio rekaman terdekat UI Margonda Depok.
Kami menyediakan harga sewa studio per jam dengan biaya Rp 500.000. Anda bisa memanfaatkannya untuk menggunakan berbagai layanan kami.
Tapi kalau anda mau produksi musik end-to-end, kami tidak mematok harga. Kami menghargai kualitas, waktu, tingkat kesulitan dan kondisi musisi itu sendiri. Yang jelas, harga yang kami tawarkan transparan tanpa embel-embel di belakangnya.













Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.