Jasa Mixing Lagu Terbaik Profesional, Tujuan dan Prosesnya

M. Fakhri Adzhar

Pembuatan Lagu

Ilustrasi sedang melayani jasa mixing lagu profesional di studio.

Mixing aku bisa dibilang proses awal menerjemahkan bayangan lagu yang ada di kepala musisi dengan cara menyelaraskan semua elemen lagu tersebut.

Karena ini adalah cara menerjemahkan visi lagu, tidak ada proses mixing yang pakem. Vokal tidak melulu harus jernih, bass tidak melulu harus berdegup, gitar tidak melulu harus dramatis dan rapi, dan sebagainya.

Jasa Mixing lagu Dimulti Music menempatkan proses ini sebagai tahapan agaimana seorang musisi bisa benar-benar memahami lagunya.

Ini adalah proses awal yang cukup panjang. Tanpa adanya kesadaran dari musisi dan engineer yang melakukan mixing, lagu tidak akan pernah menemukan jiwanya.

Apa Itu Mixing Lagu?

Secara singkat, mixing lagu adalah proses menyatukan semua rekaman alat musik yang digunakan dalam lagu dan mengaturnya supaya terdengar menjadi satu kesatuan.

Kuncinya ada di mengatur. Dan pengaturan tersebut, kuncinya ada di arah dan visi. Tanpa visi pembuatan lagu, proses mixing hanya akan berputar-putar pada subjektivitas dan ego musisi maupain engineer

Proses Mixing Lagu Secara Umum

Seperti dijelaskan di atas, proses mixing ini sangat berkaitan dengan istilah-istilah teknis. Tapi kami tidak akan menjelaskan semuanya disini, fokus pada tujuan setiap tahapannya.

1. Editing dan Penataan Track

Track adalah rekaman setiap instrumen yang digunakan dalam sebuah lagu. Rekaman vokal, rekaman gitar, rekaman drum, rekaman bass, rekaman piano, dan sebagainya.

Setiap instrumen direkam sendiri-sendiri. Meskipun rekaman sesi band, biasanya ada satu mikrofon (atau di beberapa instrumen, direct input) untuk merekam suara. Jadi, setiap suara dari instrumen bisa terdengar jelas.

Proses editing adalah menghilangkan bagian-bagian yang tidak diinginkan dalam track, seperti noise dan bagian kosong. Setelah itu, setiap track ditata di Digital Audio Workstation (DAW).

2. Pengaturan Teknis

Ini adalah proses utama mixing. Seperti kami bilang, disini semua istilah-istilah teknis dalam mixing lagu akan keluar.

Leveling untuk mengatur setiap volume instrumen, panning untuk memasrikan suara terdengar di telinga kanan dan kiri (stereo), EQ atau equalizer untuk memastikan tidak ada frekuensi yang tidak perlu dan memperluas atau mempersempit ruang, compression untuk menjaga dinamika, penambahan efek, dan lain sebagainya.

Tujuan utama proses ini adalah menghasilkan lagu yang sesuai tujuan. Jasa mixing lagu Dimulti Music selalu menempatkan proses teknis ini sebagai upaya untuk mencapai tujuan, bukan sekedar memenuhi ego semata.

3. Finishing

Set mix yang sudah terdengar enak di telinga belum selesai. Masih ada PR lagu bagaimana lagu tersebut apakah tetap enak didengar di berbagai tempat. Di sound system, earphone, tape mobil, dan sebagainya.

Ini juga yang menentukan apakah set mx tersebut sudah siap masuk tahap mastering atau belum. Karena kalau belum, file set mix bisa dikembalikan lagi oleh engineer yang melakukan mastering.

Mixing Instrumen Musik

Suara dalam lagu dihasilkan dari berbagai instrumen (vokal termasuk instrument). Tidak ada batasan tentang berapa instrumen yang digunakan dalam sebuah lagu.

Karena itu, dalam proses mixing lagu, yang membuat prosesnya jadi lebih lama salah satunya dari berapa banyak instrumen yang digunakan.

Dengan tidak adanya batasan penggunaan instrumen dalam sebuah lagu, poin ini kami jelaskan untuk proses mixing setiap instrumen mengambil perspektif lagu secara umum: penggunaan vokal, gitar, drum dan bass.

1.  Mixing Vokal

Vokal sering dianggap lead dalam sebuah lagu. Padahal, tidak melulu demikian. Jika ada sebuah melodi yang tidak menyertakannya, berarti vokal bukan lead di bagian itu.

Meski begitu, vokal memang berperan sangat penting dalam sebuah lagu. Vokal lah yang membuat lagu terasa sisi emosionalnya.

Emosional berkaitan dengan rasa. Dan rasa, tidak pernah sempurna. Jadi, melakukan mixing vokal hanya untuk terdengar jernih, menurut Dimulti Music, kurang tepat.

Kami selalu memulai dengan satu pertanyaan sederhana. Lagu ini ingin terasa seperti apa saat vokal masuk. Apakah intim. Apakah agresif. Apakah megah. Apakah rapuh.

Jawaban dari pertanyaan itu menentukan seluruh keputusan teknis selanjutnya. Mulai dari gain staging, EQ, compression, hingga ambience.

2.  Mixing Drum

Proses mixing drum kerap diatur pertama kali ketika melakukan leveling karena alat musik ini dianggap punya ruang yang paling luas.

Kebanyakan masalah yang terjadi ketika menyentuh drum saat proses mixing adalah membuatnya terlalu agresif, bahkan menutupi sisi emosional musik itu sendiri.

Karena itu, di Dimulti Music, kami menempatkan mixing drum bukan hanya acuan teknis, tapi melihat bagaimana keseluruhan lagu ini mau dibuat.

Apakah lagu ini ditujukan untuk streaming. Apakah untuk performance live. Apakah untuk kebutuhan komersial atau artistik. Dari situ peran drum ditentukan.

3.  Mixing Gitar

Gitar jadi elemen musik yang membuatnya semakin kaya. Namun jika pengaturannya ketika proses mixing salah, bisa jadi malah terasa penuh dan lagu jadi melelahkan.

Di Dimulti Music, kami selalu menempatkan gitar ketika proses mxing sebagai intrumen yang selalu berbagi ruang dengan instrumen lainnya.

Dengan vokal, gitar tidak boleh terlalu dominan. Dengan bass, gitar harus berbagi low-mid. Dengan drum, gitar harus mendukung groove.

4.  Mixing Bass

Pasti kita sering, atau setidaknya pernah, membuat bass menjadi patokan ketika memilih alat pendengar audio (earphone, headphone, dll) bukan?

Mengapa demikian? Karena bass bermian di low-mid frekuensi. Artinya dalam sebuah lagu, mungkin jadi jarang yang terdengar dan “dibicarakan”. Padahal posisinya sangat penting untuk harmoni dan warna lagu. Tanpa bass, lagu terdengar mengambang.

Proses mixing bass biasanya ditempatkan jadi acuan seperti drum. Drum di frekuensi tinggi, bass di rendah. Di Dimulti Music, proses mixing bass kami tempatkan sebagai pondasi yang menjaga lagu tetap terdengar riuh di setiap telinga.

Mixing Album

Jangan mengira project album dikerjakan dengan mixing satu per satu lagu yang ada di dalamnya. Selain tidak efisien secara waktu, bisa jadi warna lagunya berbeda-beda dan tidak konsisten.

Jasa mixing lagu Dimulti Music menerapkan teknis bus grouping untuk proses mixing album. Intinya begini, track (instrumen yang direkam) dari setiap lagu diproses bersamaan.

Misalnya, track vokal dari 10 lagu di dalam album kami mixing bersamaan. Bukan didengarkan satu per satu, tapi kami atur supaya warna suara dari track tersebut di semua lagu benar-benar menyatu.

Ini dilakukan karena biasanya album musik merupakan satu kesatuan, meski jika didengarkan setiap lagu punya karakteristik masing-masing.

Teknis seperti ini bukan untuk menyamaratakan karakter lagu dalam album. Melainkan menjadikan setiap lagu menjadi bagian kuat sebuah cerita dalam album.

Mixing Offline vs Online

Proses mixing lagu pada dasarnya mengatur rekaman file setiap track dalam lagu. Ya, file. Dokumen digital yang bisa dipindah-pindahkan tanpa terbatas ruang dan waktu.

Karena itu, kami juga menyediakan layanan jasa mixing lagu online. Musisi tidak wajib melakukan rekaman di studio Dimulti Music. Pun begitu, tidak wajib hadir saat proses mixing. Asal semua tracknya sudah ada, kami siap melakukan mixing.

Tapi tentu saja kami menanganinya dengan cara yang berbeda. Satu intinya, jika melakukan mixing online, visi harus dikunci dari awal.

Musisi tidak akan merasakan pengalaman sesi di studio. Ini yang jadi hambatan. Terkadang, emosionalnya tidak menjiwai. Karena itu, rasa ini harus dibangun dan dikunci menjadi visi pembuatan lagu sejak awal.

1. Kondisi Mixing Offline Lebih Tepat

Mixing offline sangat cocok pada lagu yang benar-benar masih mentah. Sesi di studio bersama produser dan engineer membantu muisi menemukan arah yang tepat.

2. Kondisi Mixing Online Direkomendasikan

Mixing online sangat cocok buat musisi yang sudah punya visi matang. Seperti kami bilang, diskusi bisa dilakukan dengan kami untuk selanjutnya mengunci visi tersebut dan mulai proses online.

Kami menangani berbagai klien lintas wilayah bahkan negara. Jadi, kami sudah paham bagaimana terbantunya mereka dengan layanan jasa mixing lagu online ini.

Kami melihat bahwa mixing online bukan pengganti yang lebih rendah, melainkan pendekatan berbeda yang cocok untuk kebutuhan tertentu.

Jasa Mixing Lagu Dimulti Music

Kami sudah mention berkali kali bahwa Dimulti Music menyediakan jasa mixing lagu, baik offline maupun online, dengan pendekatan profesional dan siap bersaing di industri. Ini yang kami lakukan:

1. Diskusi Brief Visi Lagu

Semua layanan kami, produksi musik dan pembuatan lagu, jasa rekaman lagu online dan offline, mixing dan mastering, penulisan lagu, pokoknya semuanya, kami awali dengan diskusi.

Pengalaman kami selama menangani ratusan project produksi lagu menyadarkan satu hal: lagu yang baik dihasilkan dari proses yang terarah.

Proses yang terarah bukan kaku. Kami tetap membuka ruang kreatif untuk setiap klien yang datang. Namun, semuanya harus tetap dalam koridor visi.

Meskipun hanya melakukan mixing, kami juga perlu tau apa perasaan yang ingin dicurahkan musisi di lagu ini, dimana rilisnya, dan lain sebagainya. Dengan begitu, setiap detail mixing disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Proses Mixing

Pada intinya, semua proses mixing lagu yang kami sebutkan sebelumnya akan dilakukan disini. Engineer kami yang pernah membantu mixing lagu yang sukses memenangkan grammy award akan melakukannya sesuai kebutuhan klien.

3. Draft Awal dan Evaluasi

Set mix pertama selesai. Klien berhak menentukan, apakah ini cukup atau tidak. Kami menempatkan mixing sebagai tahapan pemenuhan kebutuhan setelah aspek profesional terpenuhi.

Jadi, kami tidak kaku dengan mengatakan “ini sudah bagus, kok”. Karena belum tentu, di mata musisi ini belum mewakili jiwanya.

4.  Finishing dan Hasil Jadi

Jika semuanya sudah oke, kami menyentuh sedikit dengan memperhalus transisi, menyesuaikan loudness, dan memastikan lagu siap untuk tahap mastering.

Klien bakal menerima final mix dalam format berkualitas tinggi, termasuk versi instrumental atau acapella jika dibutuhkan.

Mengapa Memilih Dimulti Music?

Jasa mixing lagu profesional mungkin banyak. Tapi, inilah alasan mengapa Dimulti Music layak dijadikan pilihan:

1. Portofolio Ratusan Project

Pengalaman adalah guru yang paling berpengaruh. Tim di Dimulti Music semuanya berpengalaman dalam menangani ratusan project, jadi tidak perlu khawatir akan profesionalitas serta keahlian teknis kami.

2. Bisa Menangani Semua Genre

Karena pengalaman juga kami banyak belajar bagaimana menangani mixing untuk berbagai genre musik. Dari pop yang radio-friendly, rock yang agresif, akustik yang intim, hingga elektronik yang kompleks.

Dari hip-hop dan R&B dengan fokus groove dan low-end, jazz dengan dinamika natural, hingga orchestra dengan kebutuhan ruang dan kedalaman.

3. Komunikasi Aktif

Tantangan terbesar dari jasa mixing lagu yang kami lakukan adalah komunikasi. Biasanya, kami tidak terlibat dalam proses rekaman yang cukup mempengaruhi objektivitas. Terkadang, aktivitas kami berbeda dengan musisi.

Tantangan lainnya adalah, klien sering mengutarakan keinginan secara subjektif. Disini, kami perlu menerjemahkannya ke dalam bahasa teknis yang objektif.

Ketika klien berkata “kering” atau “basah”, kami menerjemahkannya ke persentase dry-wet effect. Ketika klien ingin “tajam” atau “tumpul”, kami mengolah harshness dan frekuensi kritis.

“Berat” atau “ringan” kami jawab dengan pengaturan compression. “Gelap” atau “terang” kami wujudkan melalui pengolahan air frequency.

Dengan kata lain, musikalitas dan pengalaman akan sangat berpengaruh terhadap penerjemahan ini. Dan tentu saja, berpengaruh terhadap kepuasan klien kami.

4. Fleksibilitas Berdasarkan Kebutuhan

Kami tidak menerapkan “SOP” yang sama dalam setiap mixing. Karena kami tau, setiap lagu butuh perlakuan yang berbeda. Inilah yang membuat setiap lagu tidak ada yang identik.

Ada klien yang mengejar standar industri internasional, ada pula yang ingin mempertahankan karakter lokal atau personal. Semuanya kami tangani dengan pendekatan profesional.

5. Kolaborasi, Bukan Sekedar Kerja

Ini yang selalu kami tekankan pada klien. Kami selalu bilang, “anda bukan sekedar pemberi kerja”. Karena kami sadar, pembuatan lagu bersifat kolektif. Setiap keputusan dari semua yang berperan mempengaruhi hasil jadi lagu tersebut.

Banyak klien kembali bekerja sama dengan kami karena merasa didengar dan dihargai dalam proses kreatifnya. Inilah yang membuat jasa mixing lagu Dimulti Music jadi pilihan terbaik.  

Popular Post

Ilustrasi vocal room. Salah satu jenis ruangan dalam studio rekaman.

Jenis Ruangan dalam Studio Rekaman dan Fungsinya

M. Fakhri Adzhar

Setiap ruangan dalam studio rekaman tersebut punya fungsi. Ini penjelasannya.

Proses take vocal di studio rekaman profesional Dimulti Music.

Penjelasan Studio Rekaman: Sejarah, Peralatan Hingga Proses Produksi

M. Fakhri Adzhar

Studio rekaman makin menjamur, apalagi di era digital. Banyak musisi datang dengan harapan bisa jadi bintang ternama.

Berbagai gear yang digunakan untuk rekaman lagu di studio.

Proses Rekaman Lagu di Studio dari Awal Hingga Rilis

M. Fakhri Adzhar

Semua lagu yang kita sering kita dengar berawal dari rekaman lagu di studio. Begini prosesnya.

Ilustrasi kenaikan harga dan penulisan lagu. Segini biaya pembuatan lagu di studio rekaman profesional.

Biaya Pembuatan Lagu di Studio Rekaman Profesional

M. Fakhri Adzhar

Biaya pembuatan lagu di studio rekaman profesional pasti jadi hal pertama yang ditanyakan setiap musisi. Ini bocorannya.

Dimulti Music, salah satu studio rekaman terdekat UI Margonda Depok.

Studio Rekaman Terdekat UI Margonda Depok

M. Fakhri Adzhar

Keberadaan studio rekaman terdekat UI Margonda Depok bisa sangat membantu meningkatkan kapasitas musik para musisi.

Mikrofon yang digunakan untuk rekaman vokal di studio profesional.

Rekaman Vokal di Studio Profesional dari Awal Hingga Jadi dan Tips Sukses

M. Fakhri Adzhar

Rekaman vokal di studio punya banyak tujuan. Kami jelaskan prosesnya disini.

Leave a Comment